Inilah Trailer Perdana dari Death Note Versi Hollywood!

Death-Note

Setelah Ghost in the Shell, penggemar akan kembali menyaksikan sebuah film adaptasi manga/anime terbaru dari Hollywood yaitu Death Note. Film yang diproduksi oleh Netflix ini baru saja menghadirkan trailernya. Kehadiran trailer ini cukup mengejutkan karena proyek film ini cukup sepi dari pemberitaan media.

Dalam trailer ini terlihat nuansa gelap dengan suasana cukup menegangkan dihadirkan oleh sang sutradara. Berlatar kisah supernatural yang berkaitan dengan kematian, trailer ini menghadirkan nuansa menegangkan dan penuh misteri. Dan tidak ketinggalan pula sosok Ryuk juga dihadirkan oleh pihak studio dalam promo ini.

Death Note dibintangi oleh Nat Wolff (Paper Towns, The Fault in Our Stars) sebagai Light Turner; Margaret Qualley (The Nice Guys, The Leftovers) sebagai Mia Sutton; Keith Stanfield (Straight Outta Compton, Dope, Short Term 12) sebagai “L”; Paul Nakauchi (Alpha and Omega) sebagai Watari; bersama dengan Shea Whigham (Agent Carter, Boardwalk Empire) sebagai James Turner, dan Willem Dafoe (The Boondock Saints, Spider-Man) sebagai Ryuk sang Shinigami.

Baca Juga:  Inilah Proyek Selanjutnya dari Ridley Scott!

Sutradara dari film You’re Next yaitu Adam Wingard adalah sosok yang  ditunjuk untuk mengarahkan film adaptasi ini. Jeremy Slater (Fantastic Four) dan Wingard sendiri yang menulis cerita film ini dengan produser Roy Lee, Dan Lin, Jason Hoffs dan Masi Oka. Versi adaptasi Hollywood dari film ini akan mengambil latar belakang kota metropolitan di Amerika. Awal kisahnya bermula dari penemuan sebuah buku supernatural oleh seorang pelajar. Buku tersebut membuatnya dapat “membunuh orang” dengan cara menuliskan nama orang tersebut di bukunya. Akhirnya sang pelajar tersebut memutuskan untuk “membersihkan” dunia dari kejahatan.

Death Note, Manga yang telah diadaptasi ke serial anime dan live action versi Jepangnya ini memiliki inti cerita yang sama yaitu kisah seorang siswa SMA bernama Light Yagami yang menemukan Death Note kepunyaan shinigami (dewa kematian) bernama Ryuk. Light merasa dunia sudah membusuk karena dipenuhi oleh manusia tidak berguna, karena itu Light memutuskan untuk mengorbankan dirinya agar dunia menjadi lebih baik. Light membunuh para penjahat dengan julukan nama KIRA. Tidak butuh waktu lama nama KIRA mendunia. KIRA dikenal sebagai penjahat/pahlawan yang membuat para penjahat mati karena serangan jantung. Aksi Light ini kemudian menarik perhatian detektif paling terkenal di dunia, L.

Baca Juga:  Inilah Trailer Perdana Coco, Animasi Terbaru dari Disney Pixar

Sebagai penyegar ingatan, live-action versi Jepang Death Note sudah pernah diproduksi. Dalam versi layar lebarnya ini Death Note dibagi menjadi tiga bagian, yaitu Death Note (2006), Death Note: The Last Name (2006), dan Death Note: L Change The World (2008).